Sagon ZAYA


"Love is on the way
I can see it in your eyes
Let's give it one more try tonight baby"


Alunan lagu itu masih lekat di indera dengar saya
Dan kenangan melayang di era tahun 90-an
Saat lagu itu merajai tangga lagu di banyak radio
Jangan ngaku rocker kalau gak tahu lagu itu
Right ... "Love is on the Way" by Saigon Kick

Laaaah ...
Anda jangan salah sangka kalau saya salah lapak
Membahas lagu kok di topik kuliner

Enggak ... nggak salah
Saya tetap bahas bisnis kuliner disini

Entah apa di otak saya ...
Setiap saya membaca nama grup band Saigon Kick
Nyaris saya selalu ingat nama makanan yang sudah lama tidak saya jumpai
(maksudnya tidak dijumpai di rumah saya ....)

Itu makanan yang saya suka semasa kecil dulu
Namanya SAGON (Cuma beda 1 huruf dengan SAIGON ... Hahaha ...)
Sering dibawakan saudara saya saat bertandang ke rumah

Dan suatu keberuntungan besar, 
Saya sempat berbincang dengan owner dari salah satu produsen sagon hari ini
Seperti mengulang memori ... when I was a child


Beliau saya sapa dengan mbak ASIH pemilik dari SAGON ZAYA
Usaha yang beliau bangun bersama suami sejak Oktober 2015,
bukanlah usaha pertama yang mereka buka
Ada cerita suka duka di awal perjalanan mereka
(Sabaaaar ... kasih waktu saya untuk menulisnya di INSPIRASI BISNIS)



    



Proses perijinan produksi dan uji coba mereka lakukan bertahap
Pertama dengan menitipkan ke toko makanan pada bulan November di tahun yang sama.
Berlanjut pada bulan Desember dengan mengajak tetangga sebagai mitra kerja.
Dan resmi berproduksi secara rutin mulai 14 Januari 2016.

Ada yang belum tahu makanan ini?
Sagon merupakan makanan khas yang banyak dijumpai di Pulau Jawa.
Umumnya, sagon dibuat dari campuran tepung ketan, kelapa, dan gula. 
Dulu jenis makanan ini hanya bisa dijumpai saat hari raya Idul Fitri.

Kini anda bisa jumpai sagon setiap hari. 
Karena sagon tersedia di hampir setiap toko makanan dan oleh-oleh.
Artinya ... banyak pihak yang memproduksi sagon.

Hal ini dilihat oleh mbak ASIH dan suami.
Mereka berinovasi sebelum memutuskan sebagai produsen sagon.
Apa itu?
SAGON ZAYA tidak menggunakan tepung ketan, 
melainkan menggunakan tepung kacang hijau.

Ini yang membuat tekstur SAGON ZAYA berbeda dengan sagon ketan yang alot dan keras.
Teksturnya halus, renyah, tidak seret di tenggorokan, 
Ditambah lagi dg sensasi kreces-kreces dari gula pasir yang dicampur disitu.
(Waaaaaaa ... pingiiiiin ... !!!)

Pemilihan kacang hijau yang baik, 
membuat SAGON ZAYA lebih terasa kacang hijaunya,dan tanpa aroma langu.
Proses pematangannya, masih mengikuti proses pematangan pada sagon ketan.
Yaitu dengan cara dipanggang menggunakan api sedang yang stabil.
Ini demi menjaga agar sagon matang merata sehingga memiliki daya tahan yang lama.



Istimewanya sist,  SAGON ZAYA  dikemas dengan kemasan yg divakum.
Terbayang awetnya kan ...?
Kayak everlasting love gitu lah ...
SAGON ZAYA ...ada cinta dalam setiap gigitannya...
(Ahaaaai .... )

Harga ? .... Kisaran Rp 25.000.
Ada varian rasa juga ... diantaranya wijen dan daun jeruk

Silakan kalau mau borong
Langsung hubungi mbak ASIH
Ini CP-nya dan lokasi produksinya 

Call / WA / SMS : 085225029556 dan 081383123483
Facebook : Gumanti Asih
Instagram : @gumantiasih
Alamat : RT 03/02, Nampudadi, Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah.

Ctt : Baca juga INI ya





Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Give us your opinion