Musik

Kuliner

Gaya Hidup

Recent Posts

ERYANDA (Rafi's Craft) : Bisnis 50 ribu Rupiah

"Saya malu ..."
Itu kalimat yang keluar dari bibir seorang wanita bernama Rafida Ery.
saat saya bertanya latar belakang bisnis dengan brand ERYANDA (Rafi's Craft).
Mbak Ery merasa malu kalau berbicara sejarah awal rintisan bisnis beliau.
Karena murni disebabkan oleh "keharusan" membantu suami mencari nafkah.

Lepas dari faktor apa yang melatarbelakangi lahirnya suatu usaha,
saya belajar bahwa Allah memberikan banyak sekali jalan untuk berbisnis.
Entah faktor hobby, keisengan, pengisi waktu dan sebagainya,
hingga yang benar-benar karena faktor ekonomi.
Dan bagaimana pencapaian tiap bisnis, sangat tergantung bagaimana pelakunya berproses.
Eh ... pantes gak saya ngomong serius kayak gini ?
Hahaha ... Yippie ... Back to basic aja lah
Bicara santai

ERYANDA adalah new brand dari Rafi's Craft.
Lebih kepada masalah terbentur pada nama sama yang sudah lebih dulu ada
pada saat mendaftarkan brand Rafi's Craft ke HKI.





ERYANDA (Rafi's Craft) dirintis pada akhir tahun 2013.
Bisnis ini "terpaksa" lahir ...
setelah perjalanan hidup mbak Ery dan suami menghadapi ujian dalam rentang 2011-2013.
Keluarga bahagia yang sudah dikaruniai 3 anak ini berusaha survive menjalaninya.

Bermodalkan uang 50 ribu rupiah ...
Iya "Lima Puluh Ribu Rupiah" ....
Mbak Ery membeli bahan untuk membuat bross sederhana.
Semampu beliau aktivitas jahit menjahit dengan tangan dilakukan.

Setengah tahun pertama masih model standar.
Semakin lancar bisnisnya, mulai menciptakan variasi model.
Meskipun masih membeli aplikasi buat bross karena belum bisa membuat sendiri.
Alhamdulillah dengan banyak kreasi, penjualan semakin bagus.




Kurun waktu akhir tahun 2014 hingga setahun berikutnya, order melonjak drastis.
Seiring mbak Ery sudah bisa membuat aplikasi sendiri, sehingga bisa berkreasi tanpa batas.
Fokus market ERYANDA (Rafi's Craft) adalah pedagang grosir.
Dan masih mengacu pada sistem Pre Order sehingga tidak men-stock barang.

Tak selamanya mulus ...
Tahun 2016-2017 omset menurun, karena semakin banyak pemain di bisnis serupa.
Namun kesyukuran tidak pernah dilupakan, toh ERYANDA (Rafi's Craft) tetap bisa berjalan.

Bukan kemudian hanya bermimpi tentang 1 bisnis lho ...
Menghadapi kondisi pasar seperti ini, mbak Ery juga mulai merambah pada penjualan Jenitri.
Meskipun bukan aksesoris, melainkan bahan mentahnya.

Dan mbak Ery ...
Ijinkan saya mengungkapkan rasa ...
Saya selalu jatuh cinta pada wanita perkasa seperti anda
Apalagi hanya dengan modal 50 ribu saja ...
Hehehe (dasar laki-laki ngirit yak ...)

Finally kontak ERYANDA (Rafi's Craft) ada di bawah ya ...

WA : 087837585906 
Phone/SMS : 082221971818
FB : Rafida Ery
IG : Eryanda_craft
Alamat : Kuwayuhan RT 02/05, Pejagoan, Kebumen


KALITAN Art Gallery

Anda kenal dengan nama "Raden Mas Said" ?
Bisa jadi jawaban anda "ya" atau "tidak"
Tapi jika saya sebut "Sunan Kalijaga", saya nyaris yakin anda pasti akrab dengan nama tersebut.

Raden Said adalah nama kecil Sunan Kalijaga.
Berdasarkan satu versi cerita masyarakat Cirebon,
nama Kalijaga berasal dari Desa Kalijaga di Cirebon. 
Pada saat itu Sunan Kalijaga berdiam di sana, beliau sering berendam di sungai (kali), atau jaga kali.

Terus apa hubungan KALITAN Art Gallery dengan Sunan Kalijaga ?

Menurut versi saya ... (boleh percaya, boleh tidak)
Salah seorang "aktivis" KALITAN Art Gallery yang memiliki gelar Ney Scuill 😁
Memiliki kegemaran yang sama dengan Sunan Kalijaga, yaitu "kungkum" di kali.
Analisa saya, Ney Scuill mempunyai hubungan batin dengan Kanjeng Sunan.
Hahaha ....
(Kungkum = berendam)

Mas Ney Scuill yang memiliki nama asli "Raden Mas" Hasan ini (biar mirip dengan Raden Mas Said).
adalah owner dari Ney Scuill Aksesoris.
Profilnya sudah tayang DISINI.

KALITAN Art Gallery adalah griya pamer karya seniman asli kebumen.
Komunitas ini lahir untuk memotivasi teman-teman seniman untuk lebih percaya diri dalam berkarya .
Berbagai macam karya seni dihasilkan komunitas ini,
antara lain lukisan,ukiran, handycraft ,seni watu dll.

Aksesoris Etnik dari tulang

Ukir Kayu Nagasari

Wire Jewelry

Handycraft Tempurung Kelapa

KALITAN Art Gallery sebelumnya digelar di jalanan.
Maksudnya di pinggir jalan Bray ...
Kalau di tengah jalan, cari masalah namanya 😂
Oleh karena itu mereka menyebut namanya dengan "STREET Gallery"
Dan rutin memamerkan karya seni setiap Minggu pagi di Jl.Sutoyo Kebumen.

Seiring berjalannya waktu karena pertimbangan tertentu,
membuat komunitas ini merasa perlu punya tempat yang tetap.
Setidaknya memiliki gallery yang bisa dikunjungi setiap waktu.
Terpilihlah rumah salah satu "sesepuh" KALITAN Art Gallery,
yaitu Om Pudjo Rahardjo.

Selain menggelar pameran,
KALITAN Art Gallery juga menerima jasa penggarapan mengukir, melukis, dekorasi antik,
pemesanan handycraft dll.

Seni Watu Suiseki

Rock Painting

Lukisan



KALITAN sendiri bermakna jagad kecil yang mampu menampung sesuatu yang besar.
Menginspirasi para seniman untuk selalu tampil aneh tapi nyeni,
selalu lain daripada yang lain dalam berkarya.
Mungkin untuk sebagian orang, seniman dipandang sebelah mata.
Namun di luar itu, eksistensi seniman KALITAN Art Gallery sudah dikenal.
Karya mereka sudah diterima dan dihargai.
Itu yang mereka sebut jagad kecil namun bisa menampung sesuatu yang besar.
(Wuiiih ... keren filosofinya)


Nah ...
Untuk yang ingin diukir, dilukis dan "permakan" yang lain 😁
Jangan ragu hubungi :

CP : 089677942765 (Ney Scuill) dan 087837865328 (Pudjo Rahardjo).
Alamat : Gang Tanimbar No.15, Kebumen.


DYAH TYAS Handmade


Ada virus yang mungkin bukan jenis baru.
Namanya virus "Flanella".
Tetapi virus satu ini tidak perlu dikhawatirkan.
Karena membawa dampak positif untuk proses berkembangnya UMKM.

Jika anda pembaca setia dunia wirausaha yang tayang di RagamInfo,
seharusnya bisa menebak apa yang saya maksud.

Kali ini saya menampilkan DYAH TYAS Handmade.
Dan untuk anda tahu, sekali lagi, betapa nyamannya menjadi admin RagamInfo.
Karena dikelilingi para wanita  ....
Hahaha ....
Mereka adalah para wanita tangguh penggerak ekonomi negara lewat UMKM.

TYAS Handmade diinisiasi oleh mbak Murda Ningtyas yang saya sapa dengan mbak Tyas.
Beliau adalah salah satu "penyebar" virus flanella.
Bisnis mbak Tyas adalah usaha rumahan
yang beliau kerjakan untuk mengisi waktu luang dan menyalurkan hobby.
Beliau mengaku belum punya brand khusus, jadi saya "nekad" kasih nama DYAH TYAS Handmade 😁

Mbak Tyas memang suka nge-craft
Awalnya untuk penyaluran hobby dan keperluan sendiri.
Hingga satu waktu ada teman beliau akan menikah pada bulan Mei 2016.
Mungkin si teman ini jatuh cinta pada hasil karya mbak Tyas,
dan minta dibuatkan souvenir pernikahan dari kain flanel.
(Nah ... disini virus flanella mulai "menular" 😂)

Sebenarnya mbak Tyas dipenuhi keraguan,
tapi kemudian memutuskan untuk memenuhi kebutuhan teman beliau tersebut.
Alhamdulillah temannya suka.



 




Virus flanella ini juga sempat menyebar ke teman suami beliau.
Yang minta dibuatkan souvenir gantungan kunci dengan berbagai karakter pada bulan Juli 2016.
Namun setelah itu vaccum, karena memang belum terpikir berbisnis
Juga belum tahu cara promosi produk.

Bulan Maret 2017 menjadi titik balik DYAH TYAS Handmade
Mbak Tyas mulai serius berkarya untuk keperluan bisnis.
Beliau mencoba membuat sesuatu yang baru dari benang woll.
Dan lahirlah "pompom".
Alhamdulillah beberapa kali ada yang repeat order yang membangkitkan optimisme beliau.

 





Ide bermunculan ...
Menjelang puasa DYAH TYAS Handmade mengeluarkan produk aneka toples hias
dengan kain flanel, katun, dan pita
Sekarang juga membuat Bros dari pita.
Setidaknya mbak Tyas melihat peluang market karena  teman-teman kerja banyak yang suka.

Jika berminat order. langsung kesini ya :

HP/WA : 087837580285
BBM : D23C069A
IG : murda.ningtyas5
FB : murda.tyas
Alamat : Jl. Kejayan, Banaran RT 03 RW 07, Tamanwinangun, Kec. Kebumen, Kab. Kebumen.